9 Tanda-tanda Awal Kehamilan

Friday, May 10, 2013

Tanda-tanda kehamilan

Apakah saya sedang hamil? Mungkin itu pertanyaan Anda. Untuk mengetahuinya, tes kehamilan adalah cara yang pasti. Tapi bagaimana bila Anda masih merasa kurang yakin? Berikut kami uraikan beberapa tanda-tanda kehamilan serta saran dari ahli kesehatan untuk mengatasi gejala-gejala akibat kehamilan ini.

Tanda-Tanda Awal Kehamilan

1. Perasaan lelah

Perasaan lelah merupakan tanda yang paling umum di awal masa kehamilan. Tidak perlu khawatir karena hal ini bersifat normal. Biasanya perasaan lelah yang luar biasa akan mulai dirasakan setelah satu atau dua minggu dari usia kehamilan.

Mengapa ini bisa terjadi? Ini terkait dengan meningkatnya kadar hormon yang disebut progesteron. Namun hal-hal lain diluar kehamilan juga bisa menyebabkan hal ini seperti menurunnya kadar gula darah atau turunnya tekanan darah.

Jika perasaan lelah ini memang berhubungan dengan kehamilan, maka penting sekali bagi si ibu hamil untuk banyak beristirahat dan mengonsumsi makanan yang kaya protein dan zat besi untuk mengimbanginya. Dan satu hal, jangan pernah berusaha mengatasi perasaan lelah itu dengan mengonsumsi kafein atau semacam pembangkit energi lainnya. Sebaiknya tetap bersikap tenang dan beristirahat.

2. Sensitif terhadap bau

Di tahap-tahap awal kehamilan, aroma yang tidak menyenangkan seperti asap rokok atau bahkan aroma yang menyenangkan seperti wangi pasangan Anda, mungkin akan menyebabkan perasaan mual. Hal ini mungkin disebabkan karena meningkatnya hormon. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menghindari aroma-aroma yang membuat mual.

3. Nafsu makan menurun

Banyak ibu yang mengeluhkan menurunnya nafsu makan pada tahap-tahap awal kehamilan. Hal ini bisa disebabkan karena meningkatnya kadar hormon beta-HCG. Mintalah dukungan keluarga baik secara perkataan maupun tindakan guna membangkitkan kembali nafsu makan.

4. Mual dan muntah (morning sickness)

Morning sickness adalah tanda populer dari kehamilan. Namun bukan berarti morning sickness akan terjadi pada setiap ibu hamil. Umumnya muntah-muntah hebat bisa terjadi pada trimester pertama kehamilan.

Mengapa morning sickness bisa terjadi? Kadar hormon yang tinggi dari seorang ibu hamil dapat memperlambat pengosongan perutnya. Yang akhirnya memberikan kontribusi untuk rasa mual. Meskipun sering disebut dengan morning sickness, ini tidak hanya terjadi pada pagi hari saja, melainkan bisa sepanjang hari.

Perlu diperhatikan, bahwa mual, ngidam atau kurangnya nafsu makan bisa terus berlangsung selama masa kehamilan. Namun pada umumnya, gejala-gejala ini akan berkurang atau bahkan hilang setelah melewati minggu ke-13 atau 14 dari kehamilan.
Morning sickness sebenarnya pertanda baik.Ini menunjukkan bahwa kehamilan seseorang itu sedang berkembang
Untuk meminimalisir gejala mual dan muntah ini, salah satunya adalah jangan membiarkan perut Anda kosong. Lemon dan mint juga bisa mengurangi rasa mual. Beberapa jenis vitamin juga dapat memicu mual pada sebagian calon ibu, jadi jangan pernah mengonsumsi vitamin di saat perut kosong. Walaupun diliputi rasa mual, pastikan Anda tetap memakan makanan yang sehat dalam jumlah yang cukup sehingga Anda dan bayi Anda nantinya sehat.

Morning sickness pada awal kehamilan sebenarnya pertanda baik. Morning sickness disebabkan karena meningkatnya kadar hormon beta-HCG, ini menunjukkan bahwa kehamilan seseorang itu sedang berkembang. Namun jika intensitas muntah berlebih, lebih baik kunjungi dokter untuk segera mendapatkan solusi.

5. Perubahan payudara

Perubahan pada payudara merupakan tanda lain dari awal kehamilan. Kadar hormon wanita akan berubah dengan cepat setelah pembuahan. Karena perubahan hormon tersebut, payudaranya mungkin akan menjadi bengkak, sakit, atau terasa geli satu atau dua minggu kemudian. Daerah di sekitar puting susu yang disebut dengan areola mungkin juga akan berubah warna menjadi gelap.

Hal-hal lain (diluar kehamilan) juga bisa menyebabkan perubahan payudara. Tetapi jika perubahan tersebut sudah dipastikan adalah gejala kehamilan, maka sang ibu mungkin akan memakan waktu beberapa minggu untuk membiasakan diri. Lambat laun perasaan nyeri akan mereda. Untuk mengurangi nyeri, beberapa ahli kesehatan menyarankan si ibu untuk memakai bra olahraga.

6. Sering buang air kecil

Pada awal kehamilan, rahim tumbuh dan mendorong kandung kemih. Hal ini memicu dorongan untuk lebih sering membuang air kemih. Umumnya wanita hamil akan merasakan gejala ini pada minggu keenam atau kedelapan setelah pembuahan.

Tidak ada cara untuk menghindarinya, namun sebaiknya pergi ke kamar mandi sebelum tidur agar tidur Anda nantinya lebih nyenyak. Dan mungkin juga Anda akan terbangun di waktu malam setidaknya satu kali untuk ke kamar mandi lagi.

Perlu diperhatikan, seringnya buang air kecil juga bisa disebabkan karena hal lain diluar kehamilan seperti infeksi saluran kemih, diabetes, atau akibat mengonsumsi suatu obat. Namun, jika Anda memang dipastikan hamil, tidak perlu khawatir, ini cuma disebabkan karena perubahan kadar hormon (normal).

7. Sesak Nafas

Beberapa wanita mengeluhkan rasa sesak napas ketika mereka pertama kali hamil, dan bahkan sepanjang kehamilan. Ini disebabkan karena Anda membutuhkan oksigen ekstra karena embrio yang berkembang.

Meskipun demikian, bila sesak napas terjadi, jangan anggap hal ini sebagai tanda kehamilan saja. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya anda segera berkonsultasi ke dokter bila :
  • Sesak napas mendadak dan tidak berhubungan dengan aktifitas yang dilakukan
  • Sakit saat bernapas
  • Sesak napas bertambah parah ketika Anda berbaring
Hal diatas mungkin menjadi tanda yang serius.

8. Perubahan Fisik

Akan terjadi perubahan pada vagina dan kelenturan pada leher rahim (dengan pemeriksaan dokter). Namun, selain menjadi tanda awal kehamilan, keadaan ini juga bisa menjadi tanda untuk gejala lain, seperti sindrom pramenstruasi (PMS).

9. Haid Terlambat

Tanda awal kehamilan yang paling dapat diandalkan adalah tidak datangnya haid, padahal siklus haid Anda teratur. Hal inilah biasanya yang mendorong sebagian besar wanita untuk melakukan tes kehamilan. Tapi tidak semua keterlambatan haid disebabkan oleh kehamilan.

Seorang wanita juga bisa mengalami perdarahan selama masa kehamilan. Jika Anda sedang hamil, sebaiknya tanyakan ke dokter Anda tentang mana yang merupakan perdarahan normal dari kehamilan dan mana yang perdarahan yang menjadi tanda darurat.

Tanda Awal Kehamilan Lainnya

Kehamilan jelas akan membawa perubahan dalam keseimbangan hormon Anda, dan dapat menyebabkan gejala lain seperti :
  • Konstipasi (sembelit)
  • Selama kehamilan, kadar hormon progesteron yang tinggi akan membuat Anda sembelit. Progesteron menyebabkan makanan berjalan lebih lambat di usus. Untuk meringankan masalah ini, perbanyak minum air, olahraga dan banyak makan makanan yang tinggi serat.
  • Perubahan suasana hati
  • Ini menjadi tanda umum, terutama selama trimester pertama kehamilan. Ini juga dipengaruhi karena perubahan hormon.
  • Sakit kepala dan sakit punggung
  • Banyak wanita hamil yang mengeluhkan sakit kepala ringan yang sering, dan beberapa yang lainnya juga mengalami nyeri punggung kronis.
  • Pusing dan pingsan
  • Ini bisa terjadi karena pelebaran pada pembuluh darah, turunnya tekanan darah, dan turunnya kadar gula dalam darah.
Seorang wanita hamil bisa saja mengalami semua gejala ini, atau mungkin hanya mengalami satu atau dua gejala saja. Jika gejala-gejala tersebut dirasakan sangat mengganggu, konsultasikan dengan dokter Anda, sehingga Anda bisa mendapatkan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Apakah setiap wanita mendapatkan tanda-tanda kehamilan yang sama? Tentu saja berbeda. Tidak semua wanita hamil memiliki gejala yang sama, dan bahkan bisa saja berbeda antara gejala dari satu kehamilan dan kehamilan berikutnya.

Tanda-tanda kehamilan di atas adalah deskripsi dari beberapa gejala awal yang paling umum dari kehamilan. Anda juga harus memahami bahwa gejala-gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh hal-hal selain selain kehamilan. Jadi, bila hanya mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, bukan berarti Anda sedang hamil. Satu-satunya cara pasti untuk mengetahuinya adalah dengan tes kehamilan.

Share this article :

Artikel Menarik Lainnya

+ comments +1comments

February 26, 2014 at 10:20 PM

Benar sekali gan, saya juga dulu merasakan hal yang sama, tanda-tanda kehamilan saya yang pertama kali adalah poin 9 dan poin 1.. saya merasakan hal yang sama selama menjalani trimester pertama.

Post a Comment

 
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.