Diet untuk Penderita Diabetes dengan Gagal Ginjal

Wednesday, April 17, 2013

Salah satu komplikasi terberat dari diabetes adalah gagal ginjal. Diet menjadi salah satu perawatan yang sangat penting untuk mengontrol diabetes yang disertai dengan gagal ginjal. Jika Anda telah didiagnosa mengidap penyakit gagal ginjal sebagai akibat dari diabetes, yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan ahli gizi untuk membuat rencana makan (diet) yang tepat. Karena bila salah, maka akan memperparah kondisi kedua penyakit ini.

Rencana diet ini akan membantu mengontrol kadar glukosa darah dan untuk mengurangi jumlah limbah cairan dari hasil proses ginjal Anda. Ahli gizi akan mengatur jumlah kalori harian yang harus Anda konsumsi. Akan dibagi-bagi lebih lanjut untuk jumlah protein, lemak dan karbohidrat yang tepat yang dibutuhkan tubuh Anda (untuk diabetesnya), dan disaat yang sama juga menurunkan jumlah natrium, kalium, fosfor dan cairan yang Anda makan (untuk gagal ginjalnya).

Hal ini memang terbilang rumit, namun semua adalah untuk kebaikan Anda. Lambat laun pun Anda akan terbiasa dengan pola makan yang baru ini. Disini ada beberapa tips diet untuk diabetes yang disertai gagal ginjal, yang membantu Anda untuk mendapatkan hasil maksimal demi keberhasilan pengobatan/perawatan.

Seberapa Banyak dan Seberapa Sering ?

Ahli gizi akan memberikan panduan gizi khusus untuk Anda ikuti. Petunjuk ini tidak hanya akan memberitahu Anda jumlah protein, lemak dan karbohidrat yang harus Anda makan, petunjuk dari ahli gizi ini juga akan memberitahu Anda mengenai berapa banyak kalium, fosfor dan natrium yang boleh Anda konsumsi setiap hari. Karena jumlah mineral dalam diet Anda harus rendah (untuk gagal ginjal), Anda harus membatasi atau bahkan menghindari makanan tertentu, sekaligus berhati-hati pada makanan yang tidak ada dalam petunjuk yang direkomendasikan oleh ahli gizi Anda.

Bacalah petunjuk dari ahli gizi dengan hati-hati dan sebaiknya Anda selalu mencatatnya dalam media yang selalu Anda bawa (buku atau gadget dll). Banyak pasien yang tidak tahu dengan jumlah natrium yang tersembunyi dalam makanan "sehat" seperti sup dan makanan beku rendah lemak. Minuman cola, beberapa macam teh, dan lemonades juga mengandung natrium dan fosfor yang harus dikurangi atau dihindari oleh penderita gagal ginjal. Mengetahui tentang informasi zat-zat apa yang terkandung didalam suatu makanan akan membantu Anda mencapai sukses diet ini dan agar Anda dapat dengan mudah menentukan pilihan makanan di luar, karena Anda sudah tahu makanan apa saja yang aman.

Ilustrasi diet untuk penderita diabetes dengan gagal ginjal

Pengaturan porsi juga menjadi keharusan. Ahli gizi akan memberitahu Anda tentang pentingnya porsi yang boleh Anda makan. Terkadang pasien sudah merasa benar dengan meyakini bahwa ia hanya memakan 1 porsi, padahal menurut perhitungan ahli gizi pada diet ginjal, sesungguhnya sudah dihitung makan tiga porsi. Jadi dengarkan seksama tips dan anjuran yang diberikan oleh ahli diet Anda. Ini semua untuk kebaikan Anda sendiri.

Dokter dan ahli gizi mungkin juga akan merekomendasikan Anda mengenai jumlah dan kalori/kandungan karbohidrat dari makanan dan makanan ringan pada waktu tertentu untuk setiap hari. Ini akan membatu Anda mengontrol kadar glukosa darah pada batas toleransi. Ahli gizi Anda juga akan menyarankan bagaimana cara Anda makan dalam satu kali makan. Misalnya, Anda tidak boleh makan semua karbohidrat Anda pada satu kali makan saja. Karena hal ini akan menyebabkan kadar glukosa darah meningkat di atas level toleransi. Anda harus memiliki keseimbangan karbohidrat, protein dan lemak untuk setiap kali makan.

Namun ingat, ada beberapa kasus orang dengan diabetes memiliki kadar gula darah yang rendah karena diakibatkan dari proses gagas ginjal, terutama dengan obat-obat diabetes tertentu. Ahli gizi akan merekomendasikan apa-apa saja makanan ringan yang harus Anda konsumsi untuk mencegah kadar gula darah yang rendah. Ahli gizi mungkin akan merekomendasikan untuk menambahkan gula dan lemak pada makanan untuk mencegah kadar glukosa darah rendah dan untuk membantu mempertahankan berat badan. Dokter Anda juga mungkin akan melakukan penyesuaian dalam pengobatan diabetes. Jadi, sangat penting bagi penderita diabetes yang disertai gagal ginjal untuk secara rutin memeriksakan kadar glukosa darah dan menyampaikannya kepada dokter Anda untuk ditindaklanjuti, terutama jika kadar gula darah Anda sering rendah.

Apa yang Bisa Saya Makan

Ahli gizi Anda pasti tahu pentingnya variasi dalam makan. Mereka akan memberikan berbagai pilihan jenis makanan bagi Anda. Diet Anda akan mencakup daftar makanan dari kelompok makanan yang berbeda, yang gunanya untuk mempermudah Anda merencanakan makanan. Berikut adalah contoh dari pilihan makanan yang biasanya dianjurkan untuk penderita diabetes dengan gagal ginjal. Daftar ini hanya sebagai contoh. Daftar ini menyertakan natrium, kalium, fosfor dan makanan yang mengandung kadar gula tinggi. Diet individual Anda sendiri mungkin sudah termasuk makanan tambahan atau membatasi beberapa makan yang direkomendasikan. Hasil tes darah, stadium penyakit ginjal, ukuran, status gizi dan tujuan diet akan membantu menentukan terapi diet yang tepat bagi penderita diabetes dengan gagal ginjal. Jadi ingatlah untuk selalu mengikuti petunjuk ahli diet dan jangan melakukan perubahan apapun tanpa persetujuan ahli diet Anda. Bila ragu, sebaiknya tinggalkan.

KARBOHIDRAT

Disarankan
Hindari
Susu
Skim atau susu bebas lemak, yoghurt bebas gula, puding bebas gula, es krim bebas gula

Biasanya makanan dari produk susu akan dibatasi untuk 4 ons saja karena kandungan protein, kalium dan fosfornya tinggi.
Susu coklat, buttermilk, yoghurt manis, puding dan es krim yang biasa.
Roti
Roti putih, olahan sereal kering, krim gandum, bubur jagung, mie, pasta, nasi, kerupuk tawar, roti jagung dan tepung tortila
Roti gandum, sereal berlapis gula, sereal granola, sereal instan, sereal gandum, jahe, campuran pancake, roti jagung campuran, biskuit, makanan ringan asin termasuk keripik kentang, keripik jagung dan kerupuk
Buah dan jus
Apel, jus apel, saus apel, potongan aprikot, stroberi, blackberry, jus cranberry rendah gula, ceri, jeruk, anggur, jus anggur, jeruk mandarin, pir, nanas, plum dan semangka
Alpukat, pisang, blewah, buah kering termasuk : kismis, melon, kiwi, belimbing, mangga, pepaya, dan delima
Sayuran
Jagung, kacang polong, sayuran yang dicampur dengan jagung dan kacang polong, kentang (sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mengurangi kadar kaliumnya)
Hampir  emua jenis ubi (kayu, rambat, keladi), kacang dan labu.
Sayuran lainnya
Asparagus, brokoli, kubis, wortel, kembang kol, seledri, mentimun, terong, kacang hijau, selada, kangkung, daun bawang, sawi, okra, bawang, paprika merah dan hijau, lobak, bayam mentah, kacang polong salju.
Tunas bambu (rebung), kubis dalam masakan China, kol, asinan kubis, bayam matang, tomat, saus tomat atau pasta, jus tomat dan jus sayuran campuran



PROTEIN

Disarankan
Hindari
Daging, keju dan telur
Daging, unggas, ikan dan seafood, telur, pengganti telur kolesterol rendah, keju cottage (harus dibatasi karena kadar natriumnya yang tinggi)
Daging yang dikemas dalam kaleng (makanan kaleng), keju termasuk keju Amerika, cheddar dan keju swiss, daging organ seperti hati dan otak, pepperoni, salmon dan sosis



LEMAK

Disarankan
Hindari
Bumbu dan kalori
Margarin , mayones, krim asam, krim keju (semuanya harus yang rendah lemak)

Mentega dan lemak babi


MINUMAN

Disarankan
Dihindari
Minuman
Air, diet soda yang "jelas", teh dan limun yang dibuat dengan pemanis buatan dan beberapa minuman cola bermerk lainnya.
Jus buah, minuman rasa buah, air manis dengan jus buah, beberapa minuman bermerk lainnya, teh dan limun yang mengandung gula, sirup dan asam fosfat.

*Untuk lebih detailnya, hubungi ahli gizi Anda

Oleh ahli gizi, Anda mungkin juga akan diminta untuk mengurangi atau bahkan menghindari beberapa makanan sebagai berikut :
- Permen
- Gula biasa
- Sirup
- Madu
- Kue-kue termasuk donat
- Es krim
- Saus tomat
- Bawang merah, bawang putih atau garam meja
- Pelunak daging
- Bumbu-bumbu
- Kacang-kacangan
- Makanan ringan dan keripik asin
- Kecap
- Ikan asin
- dan semua makanan yang diawetkan

Karena setiap penderita diabetes dengan gagal ginjal memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, jadi sebaiknya untuk selalu mengikuti saran dari ahli gizi. Mereka akan membahas kondisi Anda dan membantu membuatkan menu/daftar bahan makanan dan paket makan berdasarkan preferensi makanan Anda. Semua dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pribadi Anda. Diet yang berhasil untuk seorang pasien, belum tentu baik bagi pasien lainnya. Diet untuk penderita diabetes dengan ginjal ini juga bisa berubah-ubah karena mengikuti perubahan fungsi ginjal, kadar gula dan terapi yang dilakukan. Jika Anda ingin megubah diet Anda karena ingin memakan makanan yang baru, ada baiknya konsultasikan dulu ke ahli gizi Anda. Perubahan kecil yang Anda anggap tidak akan berdampak buruk, bisa saja akan membuat penyakit Anda bertambah parah, mempengaruhi level gula darah dan memperburuk kondisi ginjal Anda. Semoga bermanfaat.


Share this article :

Artikel Menarik Lainnya

Post a Comment

 
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.